Membangun Ke-Indonesia-an

Nasi Kapau nan unik lagi lezat

Nasi Kapau nan unik lagi lezat

Apr 19, 2014

Indonesia, tanah air kita tercinta kaya akan budaya. Setiap daerah di nusantara ini memiliki keunikan-keunikan tersendiri. Masing-masing daerah memiliki corak dan ragam budaya yang sangat luar biasa. Kekayaan budaya indonesia yang luar biasa ini takkan ada tandingannya. Kita sebagai bangsa indonesia, yang lahir, tumbuh dan hidup di tanah air ini sungguh merasa bangga akan hal itu. Ragam budaya antar daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Beragam produk budaya seperti tarian, musik, produk sandang dan kerajinan, rumah adat, bahkan hingga kulinernya. Setiap daerah memiliki keunikan dan ciri khas rasa masakannya. Sumatera Barat, Ranahnya orang Minangkabau, sudah sangat terkenal akan kelezatan masakannya. Seantero nusantara bahkan dunia sudah mengakuinya. Jadi, kita sudah selayaknya bangga dengan masakan yang satu ini yang lebih popular dengan sebutan masakan padang. Jika kita bicara mengenai masakan padang, ternyata masakan padang juga memiliki corak tersendiri. Setiap daerah di sumatera barat memiliki ciri khas tersendiri dalam meracik masakannya sehingga terkadang rasanya sedikit berbeda dengan masakan padang lainnya. Walaupun sama-sama masakan minang (atau yang lebih populer dengan sebutan masakan padang), namun orang padang, orang bukittinggi dan juga orang payakumbuh memiliki cara tersendiri dalam memasak masakan minang. Salah satunya adalah nasi kapau. Nasi Kapau adalah nasi ramas khas nagari Kapau, Sumatera Barat, terdiri dari nasi, sambal, dan lauk pauk khas Kapau, dan beragam gulai. Nasi kapau adalah corak masakan padang yang memiliki karakteristik tersendri. Jika dilihat sepintas lalu mungkin tak ada bedanya dengan masakan padang pada umunya. Namun sebenarnya nasi kapau bisa dibilang berbeda dengan masakan padang. Kita tidak akan mudah membedakan dimana perbedaannya. Tidak semudah membedakan antara sate padang dengan sate Madura. Kita takkan bisa menyebutkan perbedaannya jika kita belum pernah mencicipi nasi kapau. Pengalaman perdana saya mecicipi nasi kapau belum lama ini. Walaupun saya sebenarnya orang minang tapi seumur-umur saya mencicipi nasi kapau barulah ketika saya sudah berkepala dua atau remaja. Kenapa bisa begitu? Di tempat saya di Payakumbuh, hanya sedikit yang menjual nasi kapau. Selain itu mama juga tak pernah mengajak saya makan nasi kapau. Saya baru bisa makan nasi kapau saat saya dan teman-teman main ke bukittinggi. Jarak antara Payakumbuh dan Bukittinggi tidaklah jauh. Kami kesana dengan mengendarai sepeda motor saja. Sebenarnya niat kami diawal hanya untuk jalan-jalan dan mencari souvenir sebagai oleh-oleh untuk teman-teman kuliah saya di Jogja. Ternyata pas jam makan siang, karena kami sudah merasa...